19/02/2011

Senja

Aku menyadari senja tak pernah seindah ini,
Ragu seolah berlari bersama hembusan angin laut,
Kenangan buruk di masa lalu seakan lenyap dalam deburan ombak yang berkejaran,
Dan bayangan masa depan terukir indah di langit jingga.

Aku masih tak sanggup meninggalkan hamparan pasir ini,
Suka cita kini melebur di hatiku, di pikiranku, di lepas pantai yang kini ada di hadapanku,
Namun aku masih tak mampu mengurainya, aku terlalu gembira.

Kupandangi surya yang mulai memudar di ujung laut,
Aku masih mencoba menelaah perasaan yang kini mendekapku,
Perasaan ini terlalu rumit,
Tapi aku menikmatinya, kesyahduannya, segala kerinduan, dan kasihnya.

15/02/2011

Matahari

Matahari,
Aku rindu, hari-harimu yang dulu hanya untukku.

Matahari,
Aku rindu, senyummu yang dulu hanya untuk diriku.

Matahari,
Aku rindu, hangatnya pelukmu yang hanya untuk tangisku.

Matahari,
Aku rindu, ungkapan sayangmu yang dulu hanya untuk ketenanganku.

Matahari,
Aku rindu, perjalanan tanpa batas yang dulu hanya untuk kesenanganku.

Matahari,
Aku rindu, aroma kopi yang dulu hanya untuk kita.

Matahari,
Aku rindu, semua, semua keindahan yang ku lalui denganmu. Hanya kamu.

Aku tak punya mesin waktu untuk mengulang semuanya, tapi...

Matahari,
Aku hanya ingin kamu tetap bersinar, agar aku tetap bisa merasakanmu, walau kita terpisah jutaan tahun cahaya.



26/10/2010

Every lovers has their own time limit to wait. And to be loved.

When you're in love, you might think "He's the one", "She is the best", or "No one can replace him".

Lo rela nunggu seseorang yang lo anggap spesial, walaupun dia ngga ngerasa demikian, atau malah dia ngga sadar lo ada.
Lo rela memberikan apa yang dia butuh, walaupun akhirnya dia sama sekali ngga berterimakasih.
Lo rela ngebatalin agenda penting hanya untuk dia.
Yang paling parah: Lo rela sakit hati, ngeliat dia jadian sama orang yang dia suka.
Lo mencoba rela. Mencoba ikhlas. Walaupun rasanya susah banget.
It's normal. You're in love.

Tapi, percaya atau ngga, akan ada saatnya lo capek.
Capek nunggu.
Capek mengkhawatirkan hal yang ngga jelas.
Capek menangisi hal yang seharusnya lo tangisin.
Capek digantungin.

Lo bakal ngerasa "Yaudahlah". Lo akan ihklas.
Dan saat itulah lo ngerasa lega. Ngga ada kata sia-sia.

Itulah manusia. Punya obsesi. Punya cinta. Punya batas.



26/09/2010

Don't judge someone by h(is/er) tweet(s).

What do you do in spare time? Let's say... tweeting.
Then, what do you tweet? Anything bout life, hobbies, love things, thoughts, song lyrics, etc.

Biasanya sih yang gue baca di timeline itu tentang kehidupan sehari-hari. Ada yang menyenangkan, ada yang tidak menyenangkan. Mungkin kalo menyenangkan itu hal biasa. Nah, apakah yang biasa di-tweet oleh pengguna twitter saat mereka sedang menghadapi sesuatu yang tidak menyenangkan? Marah, nyindir, mengeluh atau mungkin menghujat. It's fact, I do that too sometimes. No offense.

Kalian yang punya twitter pasti ngga asing lagi deh sama hal-hal kaya gitu, ya kan?

Well, balik ke topik. Dengan sedemikian rupa tweet(s) yang beredar di timeline dengan sedemikian jumlah friend(s) dan follower(S) apakah seseorang bisa dinilai dari tweet(s)-nya?

Ada 2 versi jawaban.

Pertama: Tweet itu menggambarkan sifat seseorang, jadi kalo hobinya marah-marah bisa dipastikan orangnya emosional. Atau kalo sering ngetweet kata-kata bijak berarti dia termasuk orang yang bijak pula. Kalo hobinya ngetweet hal-hal aneh berarti dia termasuk orang yang aneh.

Kedua: Tweet ngga bisa dijadiin indikator penilaian terhadap seseorang. Why? Karena ternyata sebagian besar para pengguna twitter tidak melulu menceritakan diri mereka. Terus ada juga pengguna twitter yang suka "iseng". Maksudnya iseng disini dia mau ngetest respon dari para followernya. Jadi hanya sebagian kecil 'hal' yang bisa diambil dari twitter.

Kalian setuju sama yang mana?
Kalo gue pribadi gue lebih setuju dengan jawaban versi kedua. Kenapa? Karena itu yang gue liat di kehidupan gue.

Banyak temen gue yang "luar biasa aktif" di twitter tapi aslinya pendiem.
Ada temen gue yang tweet-nya terkesan konservatif atau basi tapi aslinya dia jauuuuuuuuuuuh dari ngebosenin atau basi.
Ada yang hobinya ngetweet galau, but in fact (s)he's the mature one.
Ada yang di timeline terkesan kalem tapi aslinya @#%&*?+
Ada yang hobinya nyindir tapi aslinya dia bahan sindiran.

Jadi, gue punya saran untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Free your mind but don't forget bout your follower's thought. Think before you tweet. Perhatikan baik-baik setiap tweet kalian karena twitter ini hanya barisan kata, semakin banyak follower berarti semakin banyak pula versi terjemahan tweet kalian. Just be careful.





22/09/2010

A song for Sea.

Beauty queen of only eighteen
She had some trouble with herself
He was always there to help her
She always belonged to someone else


I drove for miles and miles
And wound up at your door
I’ve had you so many times but somehow
I want more


I don’t mind spending everyday
Out on your corner in the pouring rain

Look for the girl with the broken smile
Ask her if she wants to stay awhile
And she will be loved
She will be loved

Tap on my window knock on my door
I want to make you feel beautiful
I know I tend to get insecure
It doesn’t matter anymore

It’s not always rainbows and butterflies
It’s compromise that moves us along
My heart is full and my door’s always open
You can come anytime you want

I know where you hide
Alone in your car
Know all of the things that make you who you are
I know that goodbye means nothing at all
Comes back and begs me to catch her every time she falls


Love,

Sky.